Date : 15 February 2025
8 Kesalahan Saat Melakukan Eksfoliasi!

Eksfoliasi merupakan langkah penting dalam rutinitas perawatan kulit untuk mengangkat sel-sel kulit mati dan mencerahkan wajah. Namun, jika tidak dilakukan dengan benar, eksfoliasi bisa menyebabkan masalah kulit yang serius.
Berikut adalah 8 kesalahan umum yang sering terjadi saat melakukan eksfoliasi dan bagaimana menghindarinya.
1. Menggunakan Bahan Aktif Setelah Eksfoliasi
Setelah melakukan eksfoliasi, kulit kamu dapat menjadi lebih sensitif. Mengaplikasikan produk dengan bahan aktif seperti retinol, AHA, BHA, atau vitamin C langsung setelah eksfoliasi dapat menyebabkan iritasi.
Sebaiknya tunggu beberapa hari atau gunakan produk yang tidak terdapat bahan aktif setelah eksfoliasi.
2. Melewatkan Penggunaan Moisturizer
Eksfoliasi dapat membuat kulit menjadi kering. Jangan lupa untuk selalu mengaplikasikan moisturizer setelah eksfoliasi. Pilihlah moisturizer yang mengandung bahan-bahan menenangkan seperti aloe vera, centella asiatica, hyaluronic acid, atau allantoin untuk melembabkan dan menenangkan kulit.
Lunesse 24H Moisture Skin Balancer Cream, Krim wajah yang dapat mengasai dehidrasi pada wajah, sekaligus menyeimbangkan kadar air pada kulit.

3. Menggunakan Bahan yang Keras dan Kasar
Pastikan alat atau produk eksfoliasi yang kamu gunakan tidak terlalu kasar. Scrub yang terlalu kasar atau penggunaan yang terlalu agresif dapat merusak lapisan kulit dan menyebabkan kulit wajah iritasi hingga kemerahan, akibatnya kulit kamu menjadi sensitif.
4. Hanya Eksfoliasi Wajah dan Mengabaikan Bagian Tubuh Lainnya
Banyak orang fokus eksfoliasi hanya pada wajah, padahal bagian tubuh lain juga membutuhkan perawatan ini. Jangan lupakan area seperti siku, ketiak, lengan, leher, dan mata kaki saat melakukan eksfoliasi karena bagian-bagian tubuh ini cenderung kusam jika tidak dirawat.
5. Eksfoliasi Hingga Mengenai Mata
Area mata memiliki kulit yang sangat tipis dan sensitif. Hindari mengeksfoliasi area ini karena dapat menyebabkan iritasi atau kerusakan kulit yang serius. Selain itu, area mata memiliki lebih sedikit kelenjar minyak dibandingkan bagian wajah lainnya, membuatnya lebih rentan kering.
6. Eksfoliasi Saat Kulit Sedang Sensitif
Ketika kulit sedang dalam kondisi sensitif, seperti mengalami bruntusan, breakout , atau jerawat, sistem pertahanan alaminya sedang melemah. Eksfoliasi pada saat ini dapat memperparah iritasi dan memperlambat proses penyembuhan.
Sebagai gantinya, prioritaskan perawatan yang lembut dan menenangkan.
7. Keliru Memilih Tipe Eksfoliasi
Pemilihan jenis eksfoliasi yang tepat sangat penting untuk memaksimalkan manfaat dan meminimalkan risiko iritasi pada kulit:
- Kulit berminyak dan berjerawat: Chemical exfoliating (cleanser, toner, serum)
- Kulit kombinasi dan normal: Physical exfoliating (scrub atau peeling)
- Kulit kering, sensitif, dan dehidrasi: Enzymatic exfoliating (masker)
8. Eksfoliasi Setiap Hari
Eksfoliasi memang penting untuk kesehatan kulit, namun prinsip "semakin banyak semakin baik" tidak berlaku di sini. Melakukan eksfoliasi terlalu sering dapat merusak barrier alami kulit yang dapat menyebabkan iritasi. Cukup lakukan eksfoliasi 1-2 kali seminggu.
Dengan menghindari kesalahan-kesalahan ini, kamu dapat memaksimalkan manfaat eksfoliasi tanpa membahayakan kesehatan kulit. Jangan lupa setiap poin-poin dan tipsnya, ya!
OTHER HANNOCHS News
BACK TO PREVIOUS PAGE
Rahasia Kulit Glowing di Musim Hujan: 5 Tips Ampuh yang Wajib Kamu Coba!
Indonesia masih dilanda musim kemarau basah, Nessetizen. Kondisi ini terjadi ketika musim kemarau yang seharusnya kering...
Segera Hentikan, 7 Kebiasaan Buruk yang Ternyata Dapat Merusak Kulit
Kulit sehat dan glowing bukan hanya soal skincare mahal, tapi juga sangat dipengaruhi oleh kebiasaan sehari-hari yang se...
Tips Atasi Pori-Pori Tersumbat!
Pori-pori adalah lubang kecil di kulit yang berfungsi untuk mengeluarkan keringat dan minyak alami tubuh. Tapi terkadang...